Semua lagu di musik box mobil, baik itu lagu senang maupun sendu seakan menjadi soundtrack perjalanan pulang. Dan akulah satu-satunya yang menyimak bahkan kadang mengikuti lagu tersebut dengan nada yang keras. Meskipun yang lain tak lagi terjaga di tengah malam pertengahan jalan. Kalau nada lagunya sedang sendu, bayang wajahmu datang tak kepalang membuatku senyum mengkhayalkan sesuatu yang kulalui tadi.
Kupikirnya agak aneh juga, bertamu di pukul 23 malam lewat dengan Ayahmu menungguku di pinggiran jalan yang sebelumnya belum pernah kulalui sungguh membuatku merasa tidak sopan. Tapi untunglah mimik ekspresiku terpasang gamblang bersalah dan langsung memohon maaf atas kedatanganku yang terlambat dan sudah larut malam. Belum lagi percakapan yang sepertinya nyambung antara Ayahmu dan aku membuat intonasi Ayahmu menjadi tak terlupakan sampai sekarang. "Berapa orang bersaudara, Nak?" tanya Ayahnya. Kemudian ku jawab dengan "saya Lima orang bersaudara". Yang begitu membuatku hampir saja memuntahkan makanan dari mulutku, ketika beliau berkomentar bahwa saya dengan anaknya (kau) sama denganku yang juga lima bersaudara, sambil menunjukmu.
Itulah hal yang paling berkesan bagiku saat itu. Harapanku kalimat itu keluar bersama restu dari hati yang paling dalam ayahmu. Meski mungkin tak berguna bagi mu yang menentukan arah peraduan cintamu kau bawa ke mana. Aku tetap saja positif thingking terhadap apa yang akan terjadi ke depannya. Kalaupun menurutmu kau bukan untukku, maka kita akan bersaing pada do'a siapa yang akan teraktualkan dan aku akan tertantang dengan hal itu.
Di mobil aku sudah rindu untuk menemuimu di dunia maya. Yah, seperti biasa, Facebook lah yang menjadi ruang sempit untuk bertemu dengan mu. Di mobil tersebut aku memikirkan apa yang akan ku tuliskan di Status FB ku. “Perfect Step”menjadi pilihanku. Karena memang ini adalah langkah yang sempurna menurutku dan menjadi pondasi untuk yang kuat untuk menuju langkah berikutnya.
Sesampai di rumah, Laptop menjadi hal yang pertama ku buka setelah pintu dan langsung Online di Facebook Lalu menulis Perfect Step di Status ku. Seperti biasa, masuk di akunmu untuk mengetahui aktifiasmu di dunia maya. Betapa kagetnya aku yang melihat Status FB mu yang bertuliskan “Hard to Sleep”.
No comments:
Post a Comment