Sunday, 9 February 2014

Renungan Tengah Malam

Hari ini tak ada catatan yang ku publish. Absensi di catatan facebook, blog, dan kompasiana, tidak ku hadiri. Seperti hampa saja hari ini dengan tidak menulis sesuatu.
Aku sedikit kesal dengan birokrasi sejajaran kampus, karena hari ini wireless internet diputus sehingga kami yang sengaja datang ke kampus untuk online harus kecewa dengan keadaan itu. Tiba-tiba saja tadi pagi sekitar jam 10.00 Wita wireless tidak bisa diakses. Aku yakin ini adalah laporan dari salah-satu pengawas SNMPTN di sekitar tempat kuliah dekat Sekretariat tempat mengakses internet kalau kami berpeluang mengganggu jalannya prosesi “Industrialisasi” calon mahasiswa baru dengan cita-cita mereka yang menggantung.
Sekarang aku sedang berada di rumah teman yang dapat mengakses internet melalui jasa internet accesspoint. Sebelum kumulai menulis, aku log-in di kompasiana dengan harapan akan mendapatkan inspirasi. Lama membuka-buka tulisan para teman kompasianer saya, aku segera keluar dan menyimpulkan beberapa tulisan tadi yang ku baca.
Seperti biasanya, ideku berkecamuk  pada kesimpulan yang banyak. Maka kuputuskan untuk mencari inspirasi dari keadaanku malam ini. “Apa yah?, malam ini malam Jum’at”. Yah sepertinya malam jum’at baik intuk menjadi tema tulisanku malam ini. “Tapi kumulai dari mana yah?'”. Aku tak ingin repot maka kumulai saja mulai dari awal perenunganku! :)

No comments:

Post a Comment